You are currently browsing the category archive for the ‘Sahabat Kecil’ category.

Doni kecil sering kali mengintip dari balik pintu kaca, namun ketika kudekati dan kuminta masuk justru lari menjauh. Beberapa saat kemudian mengintip lagi, kadang menutup/membuka pintu slinding yang terbuat dari frame kaca. Hampir tiap malam kesini hanya mau mengintip dari luar, melihat orang orang yang berada di warnet termasuk aku. Aku tidak tahu maksudnya, mungkin rasa ingin tahu nya lagi muncul, apa yang kami lakukan di dalam warnet. Doni Andrianto nama lengkapnya, merupakan anak mas Daryono yang jual mie ayam di depan Army Net. Jualan sekitar jam 4 sore sampai sepuluh malam, dibantu oleh mbak Titin adik iparnya. Sering Doni kecil bersama ibunya (Istri Daryono) atau kadang bersama om Aris nya ke warung yang dekat warnet. Tiap kali datang tak lupa mengintip dari balik pintu kaca yang transparan. Begitu kudekati langsung lari mendekati bapak atau tantenya, begitu seterusnya.

Beberapa hari ini lain dengan Doni kecil, begitu datang terus mulai buka pintu dan masuk ke warnet. Aku sendiri juga heran kenapa berubah begitu, mungkin sudah bosan diluar bersama orang tuanya. Kemudian tanya sana sini, apa yang sedang aku dan orang-orang lakukan di dalam ruangan, mulai memainkan mouse, keyboard dan tutup botol minuman. Ambil pembuka tutup botol dan menanyakan minuman apa sambil mencoba buka tutupnya. Waktu aku ingatkan jangan dibuka, masih saja mencoba berulang kali, yang dia ingat hanya fanta. Padahal disini tak ada minuman fanta, waktu kujelaskan tak ada fanta disini masih saja tak percaya. Namanya juga anak kecil usia mungkin sekitar 7 tahun baru sekolah TK, jadi aku tak terlalu risau dengan kelakuannya. Ketika memegang mouse selalu saja buat mainan dengan memencet tombol sembarangan, jadi komputernya bingung jalan sendiri karena dah di klik berulang kali. Pernah waktu saat menulis di blog aku tinggal sebentar, waktu aku kembali tampilan sudah lain. Padahal sudah ketik banyak dan belum disimpan, wah ngulang lagi deh. Aku cukup bersabar dengan kelakuannya, lagipula apa yang dia lakukan belum lah terlalu memberatkan. Aku cuma menunjukkan sedikit kecewa padanya disertai senyuman, dan mulai ngetik ulang lagi.

Welcome to this world my little nephew

Aulia Fajri Wiryanti

You just born in 10 October 2008 02:45 am

Be a great angle queen

Give your father and mother proud someday

To your grandparents and uncles

To all human society

We will always love you and wish you all the best

Sore hari ku pulang dan sampai rumah aku lihat kemenakanku Nazhim sendirian kakakku yang lain, katanya baru saja tiba dirumah untuk merayakan hari lebaran. Aku berusaha membujuknya untuk ikut denganku ke warnet, tapi dia tidak mau. Tidak apa tidak mau, aku hanya ingin hubungan om dan kemenakan kami terasa dekat. Hingga terakhir dia bilang mau dibelikan bunga api, aku bilang ya tapi besok baru bisa dinyalakan karena aku nanti pulang tengah malam. Pasti dia sudah tidur pulas! Dia bilang tidak apa-apa, baik nanti kubelikan kataku. Meski dalam hati ragu juga gimana belinya nanti. Aku belum pernah beli kembang api sampai sebesar ini tapi aku yakin nanti gampang lah.
Ketika sampai warnet kulihat anak kecil yang sering menemaniku dan tadi malam juga bersamaku sampai jam 3 pagi. Dalam hati aku bertanya kenapa anak ini sering main di pasar seharian apalagi saat ini lagi liburan sekolah karena lebaran. Aku menganggap dia sebagai murid kecilku atau apalah, aku memang sering memberi tahu dia tentang ilmu komputer di warnet. Meski hanya tingkat yang sederhana, tapi menurutku sangat bermanfaat baginya. Maklum dia masih SMP dan pelajaran tentang ilmu komputer baru tahap pengenalan, beberapa tugas sekolah memang aku sedikit bantu dia.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.